GET! Faith: Aku punya DOSA ASAL ??

Posted: 20 August 2009 by Christo in GET! Magz, Vol 1. Juni 2008 Family

Apa sih DOSA ASAL itu?

Dosa asal adalah dosa yang dilakukan oleh Adam, bapa dari segala umat manusia. Karena dosa Adam, setiap manusia diciptakan tanpa rahmat, karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia.

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa” (Roma 5:19)

Akibat dari dosa Adam pintu-pintu surga tertutup; penyakit, penderitaan dan kematian datang ke dunia, pikiran manusia dikuasai oleh kegelapan dan dia menjadi lemah. “yang ditimbulkan oleh hatinya adalah jahat…” (Kej 8:21)

Berarti kita sebagai manusia keturunan Adam, juga membawa dosa asal sejak lahir??

Dosa  Adam memisahkan dirinya dari Allah. Sebagaimana kehidupan  rohaninya terdiri dari kesatuannya dengan Pencipta, maka keterpisahannya dengan Allah membawa dia kepada kematian. Dosa Adam ini tidak hanya mencelakakan dirinya sendiri, tetapi seluruh keturunannya menjadi tercemar, bahkan seluruh tatanan alam semesta mengalami kerusakan (Rm. 8:20, 22). Kerusakan gambar Allah dalam diri Adam ini yang kemudian menyebar kepada seluruh keturunannya inilah yang disebut dosa asal / dosa turunan (Mz. 1:7; Ayb. 14:4). Hal ini dijelaskan rasul Paulus ketika ia membandingkan Adam dan Kristus: “sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Rm. 5:12). Dari Adam mengalirlah pencemaran kepada seluruh keturunannya. Tetapi penyebab penularan ini bukan di dalam substansi tubuh atau jiwa, tetapi berdasarkan ketetapan Allah. Ketika Adam mengalami kerusakan, maka seluruh natur  kita juga dicemarkan.

Akibat dari DOSA ASAL yang diperbuat oleh ADAM-HAWA : semua manusia sejak bayi (lahir dari kandungan) mewarisi dosa Adam-Hawa, yaitu kehilangan kemuliaan.

* Mazmur 51:7,

“Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.”

lebih jelas lagi dalam :

* 2 Tawarikh 6:36

Apabila mereka berdosa kepada-Mu—karena tidak ada manusia yang tidak berdosa–dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri yang jauh atau yang dekat.

2 Tawarikh berbicara mengenai dosa asal dari dosa Adam-Hawa, sehingga tidak ada manusia tidak terjamah oleh dosa, bahkan seorang Nabi sekalipun.

Artinya kita semua mempunyai dosa asal, nah dosa asal itu yang bagaimana???
apakah “menyalahkan orang lain tanpa cek & re-cek dulu” termasuk dosa asal???
Juga berzinah, mencuri, membunuh, berjudi, berdusta, malas, dsb…???

Jangan mencampur-adukkan DOSA ASAL dan DOSA PRIBADI.

Dosa asal adalah suatu kerusakan natur kita secara turun temurun, yang menyebar ke seluruh jiwa kita, yang menjadikan kita layak dimurkai Allah, dan yang menghasilkan di dalam kita apa yang dalam Alkitab disebut “perbuatan daging” (Galatia 5:19).

Dua hal yang perlu kita mengerti:

1. Kita dihukum bukan atas kesalahan orang lain, tetapi kesalahan kita sendiri, sebab kita dilahirkan di dalam kesalahan, walaupun sebagai bayi buah kejahatan kita belum terwujud, tetapi benihnya sudah ada di dalam kita. Dan karena natur kita itu penuh dengan benih dosa, maka semua itu menjadi kejijikan bagi Allah (inilah yang dimaksud Raja Daud ketika ia menulis dengan Ilham Allah bahwa ia dalam dosa sejak dilahirkan.)

* Mazmur 51:7,

“Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.”

2. Kerusakan dalam kita itu tidak pernah berhenti, tetapi terus menerus menghasilkan buah baru, yaitu perbuatan daging, dan ini bukan sekedar tidak adanya kebenaran (pasif), tetapi dalam diri kita ada suatu daya aktif dan yang secara subur menghasilkan buah-buah kejahatan; suatu pencemaran yang meliputi pengertian dan kehendak, dari tubuh hingga jiwa, pokoknya seluruh natur kita telah dicemarkan. Demikian menyeluruh pencemaran ini sehingga tidak ada suatu bagian dari kita yang tidak dicemarkan (Roma 3:1-20), dan karena tidak ada bagian yang tidak dicemari oleh dosa, maka apa yang berasal darinya diperhitungkan sebagai dosa (Roma 8:6-7).

Namun demikian, kita tidak dapat menyalahkan Allah dengan mengatakan karena kecemaran kita adalah pekerjaan Allah maka Dialah yang harus bertanggung jawab dan bukannya manusia. Alkitab menyatakan bahwa kejahatan manusia bukan karena kesalahan penciptaan Allah tetapi karena dosa, seperti dikatakan oleh Pengkhotbah “Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetapi mereka mencari banyak dalih” (Pkh. 7:29). Jadi jelaslah bahwa kesengsaraan manusia itu adalah akibat kesalahan manusia sendiri, sesuatu yang terjadi kemudian, bukan bawaan karena penciptaan.

Rasul Paulus mengatakan “upah dosa adalah maut (kematian)”. Tetapi Tuhan tidak menghendaki kematian manusia. Dengan kata lain “kematian” manusia bukanlah sebuah hukuman yang Tuhan berikan, namun sebagai sebuah konsekuensi logis dari dosa manusia. Tuhan ingin manusia hidup, oleh karena itu Ia menawarkan pengampunan bagi mereka yang bertobat.

Tuhan tidak menghendaki manusia mati/binasa akibat dosa-dosanya, oleh karena itu Ia menganjurkan pertobatan dan menawarkan pengampunan bagi semua umat manusia melalui pengorbahan Tuhan Yesus Kristus.

Karena wafat Kristus di kayu salib (karya penyelamatan), Allah membuka kembali surga dan membuat rahmat tersedia bagi manusia.

“Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.” (1 Kor 15:22)

Berarti sebenarnya kita sudah tidak ada dosa lagi donk..karena YESUS yang sudah membayarnya dengan harga yang mahal di kayu salib..

Benar, kelahiran baru menghapuskan dosa asal dan memberi rahmat kepada jiwa kita.
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:5)

Sumber:

http://www.akupercaya.com

Ready Bread – Reformed Evangelical Daily Bible Readings,

Artikel Mingguan, Minggu ke-26 dan 27
(Bacaan Alkitab Setiap Hari, Gereja Reformed Injili Indonesia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s