Archive for the ‘Vol 1. Juni 2008 Family’ Category

Hi salam kenal..

pengen tanya:
1. apa itu holy laughter?
2. apa istilah Quackers/shakers di Kristen?
seperti di tv, ketika berdoa ada orang yang badannya bergerak maju mundur… sebutannya apa ya?
3. Bahasa Roh itu apa? dan bagaimana kita bisa tau orang yg berbahasa roh  itu asli / tidak pada saat mengucapkannya?

1. apa itu holy laughter?

Singkatnya, masyarakat Kristen pada bulan Januari 1994  digemparkan dengan “lawatan Allah” yang terjadi di gereja Vineyard dekat airport di Toronto (Canada). Lawatan Allah itu sedemikian rupa, sehingga jemaat yang hadir dalam KKR yang diadakan di gereja tersebut mengalami gejala supranatural seperti  jatuh terlentang, kejang-kejang, menari-nari, menangis, meraung-raung dan tertawa. Yang paling berkesan adalah tertawa. Tertawa yang dialami oleh mereka adalah tertawa sampai terbahak-bahak dan tidak dapat berhenti, bahkan terus menerus tertawa sampai berjam-jam, bahkan ada yang sampai berhari-hari. Mereka menamakan tertawa seperti ini adalah tertawa kudus atau Holy Laughter.  Dasar Alkitrab yang mereka pakai untuk mendukung pandangan ini adalah Maz 2:4, 37:13. Selain itu ada ayat-ayat lain yang juga mereka gunakan untuk menegaskan bahwa kejadian ini adalah kejadian dari Tuhan, pekerjaan Roh Kudus.

Menurut pendapat saya, ayat-ayat yang dipakai untuk mendukung pandangan ini sama sekali tidak Alkitabiah, karena kita tidak dapat begitu saja mengambil satu ayat dan kemudian melepaskannya dari konteksnya. Yang dicatat Alkitab tentang Allah tertawa, justru menertawakan orang fasik (Mz 2:4, 37:13, 59:9), Sara tertawa, justru tertawa karena tidak percaya janji Tuhan (Kej 18:13 dst). Jadi justru tertawa yang dicatat dalam Alkitab seringkali dalam hubungannya dengan hal-hal yang kurang benar.

Roh Kudus tidak pernah menghilangkan kesadaran anak-anak Tuhan, Roh Kudus adalah Roh yang tertib, dan Roh Kudus adalah Roh yang tidak menghendaki kekacauan (1Kor 14:33,40). Sebaliknya, orang yang tertawa terbahak-bahak belum tentu adalah orang yang mempunyai sukacita. Dalam Amsal 14:13 dikatakan bahwa ‘dalam tertawapun hati dapat merana!

Dalam menafsirkan ayat Alkitab kita tidak boleh mengabaikan latar belakang dan penafsiran Alkitab secara tekstual, kontekstual dan kontentual. Ayat-ayat yang berarti kiasan (alegoris dan antropomorfis) atau yang bercirikan puisi, tidak dapat begitu saja ditafsirkan secara hurufiah dan diterapkan secara paksa untuk meyakinkan jemaat. Penafsiran ayat Alkitab secara out of contex merupakan sikap yang kurang bertanggung jawab dan dapat menyesatkan.

2. apa istilah Quackers/shakers di Kristen? seperti di tv, ketika berdoa ada orang yang badannya bergerak maju mundur… sebutannya apa ya?

Kelompok ini berdiri di Inggris dengan pemimpinnya George Fox. Nama lain dari Quakers adalah society of Friends. Ajaran Fox adalah bahwa dengan mengikuti terang yang telah dianugerahkan Allah, siapapun dapat melumpuhkan kekuatan setan & cengkeraman dosa (di sini saya tidak mengevaluasi ajarannya). Ciri khas dari perkumpulan ini adalah menentang keterlibatan dalam perang,dll. Untuk lebih lanjut, silakan lihat http://www.essortment.com/all/quakersgeorgef_rnlp.htm

The Shakers beda dengan Quackers, The Shakers , pengikut dari Mother Ann Lee, (1736-1784), menggunakan bahasa Roh. Mother Ann Lee menganggap dirinya sebagai ‘the female equivalent of Jesus Christ’  dan menganggap sex sebagai dosa, sekalipun dilakukan di dalam pernikahan. Semua ini sudah cukup untuk menganggapnya sebagai seorang yang sesat.

3. Bahasa Roh itu apa? dan bagaimana kita bisa tau orang yg berbahasa roh  itu asli / tidak pada saat mengucapkannya?

Bahasa lidah / roh adalah suatu karunia Roh Kudus yang menyebabkan rasul-rasul itu lalu bisa berbicara dalam bahasa-bahasa yang sebelumnya tidak mereka kenal / tidak pernah mereka pelajari. Tidak semua orang yang memiliki Roh Kudus / dipenuhi Roh Kudus harus berbahasa roh. Selain itu, istilah glosal, glosolali/karunia lidah haruslah dimengerti sebagai bahasa, bukan sebagai suatu yang tidak mempunyai arti. Hal ini disebabkan, Gereja yang pertama adalah gereja yang melintasi daerah, negara, bahasa, maka glosolali diberikan. Tujuannya agar Injil Anugerah boleh dimengerti oleh semua orang di bumi ini. Pekabaran Injil dan kalau Injil hanya diberitakan dalam 1 bahasa saja, maka orang bisa-bisa akan beranggapan bahwa Injil itu memang ditujukan hanya untuk satu bangsa / bahasa saja (Yahudi). Allah tidak mau hal itu terjadi dan Ia lalu memberi bahasa roh (bdk. Kis 1:8; Yoh 15:26).

Bahasa Roh yang asli adalah suatu karunia (1Kor 12:7- 11,27-30), hanya bisa dimiliki oleh orang kristen yang sejati (demikian juga dengan semua karunia yang lain).  Tujuan karunia-karunia itu adalah untuk membangun jemaat / gereja (1Kor 12:7 1Kor 14:5,12,17,26 Ef 4:11-12 1Pet 4:10). Karena itu, dalam Kis 10, pada waktu Petrus melihat orang-orang itu berbahasa Roh, ia yakin bahwa orang-orang itu sudah mengalami baptisan Roh / menerima Roh Kudus. Tetapi yg menjadi persoalan, kalau Petrus bisa membedakan asli tidaknya bahasa Roh itu, kita tidak bisa/sukar sekali untuk bisa membedakannya! Karena itu bahasa Roh sukar dijadikan ukuran apakah seseorang itu sudah menerima Roh Kudus atau tidak.

Alkitab jelas mengatakan bahwa ‘buah’ adalah bukti pertobatan yang sejati! (Mat 3:7-10 Mat 7:16-20). Tugas Roh Kudus memang memimpin kita ke dalam kebenaran (Yoh 16:13). Juga jelas bahwa buah Roh Kudus (Gal 5:22,23) adalah hasil pekerjaan Roh Kudus dalam diri kita. Tidak adanya buah Roh menunjukkan secara jelas bahwa seseorang belum bertobat / menerima Roh Kudus! Pandangan ini sesuai dengan kata-kata Yakobus yang berbunyi ‘iman tanpa perbuatan adalah mati / kosong’ (Yak 2:17,26), dan juga dengan ajaran Tuhan Yesus tentang pokok anggur dan rantingnya (Yoh 15:1-8). Adalah sangat aneh kalau ada orang yang mengaku telah dibaptis Roh Kudus / penuh Roh Kudus karena telah berbahasa Roh. Tetapi kehidupan mereka tidak berbeda sedikitpun dari orang kafir. Bahkan sering mereka mempu-nyai kepercayaan yang jelas tidak injili /, seperti: tidak yakin masuk ke surga karena masih banyak dosanya; yakin masuk surga karena sudah dibaptis, dll Orang-orang seperti itu, sekalipun sudah berbahasa roh, jelas belum sungguh-sungguh bertobat (dengan demikian jelas juga bahwa bahasa roh mereka pasti palsu). Kalau mereka betul-betul bertobat, buah Roh pasti ada!

Semoga membantu.

http://asksophia.wordpress.com/2008/04/09/holy-laughter-quackersshakers-dan-bahasa-roh/

Advertisements

GET! Bible: Kitab Kejadian

Posted: 20 August 2009 by Christo in GET! Magz, Vol 1. Juni 2008 Family

KEJADIAN

Hi GET! friends, udah baca Alkitab belum hari ini? Hayyoo…ketauan deh! =p Ayo dibaca dulu Alkitab-nya…hari ini kita baca bareng yuk!

Dalam rubrik ini akan dibahas mengenai latar belakang dan isi dari kitab-kitab yang ada dalam Alkitab kita, dan pada edisi perdana ini yang akan dibahas adalah Kitab Kejadian. Semoga tulisan ini dapat menjadi berkat dan bikin kalian jadi tambah semangat baca “Surat Cinta” dari Tuhan ya…

KITAB KEJADIAN merupakan buku pertama kitab Taurat Musa dan kitab pertama dalam Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani kitab ini disebut Bereshit. Sedangkan dalam beberapa bahasa Eropa, disebut dengan nama Genesis. Kata ini diambil dari terjemahan bahasa Latin Santo Hieronimus yang mengambilnya dari Septuaginta, terjemahan bahasa Yunani (Γένεσις). Ini artinya adalah “kelahiran”, “penciptaan”, “permulaan”, “sumber” dan “asal”.

Kitab Kejadian adalah kitab yang pertama dalam Alkitab. Kitab ini dibagi atas 50 pasal dan berisi dua hal penting: Pertama: Sejarah peristiwa-peristiwa penting. Kedua: Sejarah Bapak-bapak orang beriman. Melalui dua pembagian ini, dapat dilihat kemahakuasaan Allah dalam setiap peristiwa penting dan juga kemahakuasaan kehendak Allah yang bekerja dalam kehidupan setiap Bapak orang beriman.

PENTINGNYA KITAB KEJADIAN
Isi Alkitab tidak akan berarti banyak tanpa Kitab Kejadian. Kitab ini menjawab pertanyaan-pertanyaan “penting” seperti mengapa kita berada di sini dari mana kita datang. Kejaian berbicara tentang awal mula dunia, manusia, masyarakat, keluarga, bangsa-bangsa, dosa dan keselamatan. Khususnya, Kejadian bercerita tentang lahirnya bangsa Yahudi.

GAYA PENULISAN KITAB KEJADIAN
1. Kitab Kejadian mengajarkan kebenaran dengan menceritakan kisah-kisah, bukan dengan memberikan pelajaran dalam bentuk yang lebih formal.
2. Kisah-kisah yang diceritakan bersifat sangat manusiawi. Tidak ada upaya untuk menutup-nutupi fakta, bahkan pahlawan-pahlawan besar sekalipun digambarkan apa adanya.
3. Semua kisah diceritakan dengan penuh keagungan dan dengan gaya yang mengharukan. Dinilai dari standar apa pun, disimpulkan bahwa Kitab Kejadian ditulis dengan cemerlang.


PENULIS KITAB KEJADIAN
Musa


NILAI KITAB KEJADIAN
Banyak orang mungkin menilai bahwa ilmu modern dan sejarah telah meremehkan nilai Kitab Kejadian. Meskipun demikian, kita tetap dapat membaca Kitab Kejadian dengan penuh kepercayaan akan nilai kebenarannya berdasarkan dua alasan, yaitu:
1. Karena di antara semua argumentasi ilmiah atau sejarah yang mempertanyakan ketepatan Kitab Kejadian selalu terdapat lebih dari satu yang mendukung Kitab Kejadian.
2. Sebagian besar dari yang diperdebatkan bukan terutama mengenai kebenaran itu sendiri, melainkan tentang cara-cara pendekatan modern terhadap kebenaran. Apapun anggapan kita tentang kebenaran, Kitab Kejadian tetap merupakan kebenaran. Di atas segalanya, Kitab Kejadian merupakan kebenaran yang diungkapkan oleh Allah sendiri mengenai diri-Nya, kita dan dunia tempat kita hidup.

Garis Besar

[1]  PERMULAAN SEJARAH MANUSIA  Kej 1:1-11:26
         A  Asal Mula Alam Semesta dan Kehidupan (Kej 1-2)

Peristiwa penciptaan langit dan bumi, serta segala isinya ini sungguh-sungguh terjadi dan dikerjakan Allah, karena tidak ada seorang pun yang dapat membuat gunung, lautan, matahari, bulan dan bintang, serta manusia yang dapat berpikir, berbicara, bernapas.

          B    Asal Mula Dosa (Kej 3)

Setelah Tuhan menciptakan manusia, yaitu Adam dan Hawa, Tuhan menempatkan mereka di taman Eden untuk hidup di sana menurut kehendak Allah. Di taman Eden (Firdaus) ini Adam dan Hawa diperkenankan oleh Allah untuk hidup dengan berkat dan kasih-Nya, tetapi setan menggoda mereka sehingga mereka melanggar perintah Allah dan jatuh ke dalam dosa. Sebagai akibatnya, melalui kejatuhan Adam dan Hawa semua manusia menjadi orang berdosa.

          C    Asal Mula Peradaban (Kej 4-5)

Peradaban manusia berawal dari keturunan Adam dan Hawa. Keturunan Kain menjadi Kebudayaan Kafir, dan keturunan Set merupakan kaum sisa yang benar.

           D    Air Bah : Hukuman Allah Atas Peradaban Purba (Kej 6 - 8:19)

Melalui Adam dan Hawa yang sudah berdosa itu, keturunannya mulai dari Kain dan Habil sampai pada Set dan seterusnya, menjadi semakin jahat, sehingga akhirnya Tuhan Allah Yang Mahakuasa itu menghukum manusia karena Allah sangat membenci kejahatan. Allah menghukum dan menurunkan hujan selama 40 hari 40 malam yang disebut Air Bah. Dalam hukuman Allah yang sangat dahsyat itu hanya satu keluarga yang diselamatkan oleh Allah yaitu keluarga Nuh dan istrinya serta anak-anak bersama istri mereka. Setelah ini Allah memberi pelangi sebagai tanda janji-Nya bahwa Ia tidak akan menghukum manusia dengan Air Bah lagi.

             Kej 6:1-8,11-12  Kebejatan Universal


             Kej 6:9-22            Nuh : Persiapan untuk Menyelamatkan Kaum Sisa yang Benar

Kej 7:1-8:19 Beberapa Pengarahan Terakhir dan Air Bah

           E     Permulaan Baru Bagi Manusia (Kej 8:20 – 11:26)

Setelah Air Bah manusia mulai berkembang biak dengan pengetahuan dan kemampuan yang tinggi. Dengan demikian manusia berusaha untuk mempertahankan kehidupan bersama dalam satu bangsa dan satu bahasa di daerah tertentu saja, sehingga mereka berusaha untuk membangun suatu menara yang tingginya sampai ke langit. Tetapi maksud ini bertentangan dengan kehendak Allah terhadap manusia, yaitu untuk memenuhi bumi ini. Oleh karena itu Allah menyatakan kemahakuasaan-Nya dengan mengacaukan bahasa mereka sehingga pembangunan menara itu tidak dapat diselesaikan. Karena kekacauan bahasa itu, maka kota dimana pembangunan menara itu dilaksanakan disebut Babel.

              Kej 8:20-10:32    Keturunan Nuh


             Kej 11:1-9            Menara Babel

Kej 11:10-26 Hubungan Keluarga Antara Sem dengan Abraham

[2]  PERMULAAN BANGSA IBRANI Kej 11:27-50:26
  A Riwayat Abraham (Kej 11:27 – 25:18)

Abraham adalah seorang yang kuat imannya. Ia menerima panggilan Allah yang ajaib. Kemudian ia meninggalkan tempat kediamannya untuk mengikuti panggilan Allah. Ia dituntun Allah menetap di Kanaan, dimana Abraham dengan iman menantikan kelahiran putra Allah yang dijanjikan. Karena ketaatan Abraham, maka Allah mengadakan perjanjian berkat bagi Abraham dan keturunannya.

 B    Riwayat Ishak (Kej 25:19 – 28:9)

Ishak adalah anak perjanjian yang diberikan kepada Abraham. Ishak dilahirkan melalui kelahiran yang ajaib, yaitu pada waktu Sara sudah tua. Ishak adalah perantara yang menggenapi janji Allah. Melalui perjalanan hidup Ishak yang penuh suka dan duka itu, dapatlah dilihat lambang kehidupan orang yang dipakai Tuhan. Ishak diberkati oleh Tuhan.

 C    Riwayat Yakub (Kej 28:10 – 37:1)

Ishak mempunyai dua anak kembar yaitu Yakub dan Esau (Kej 25:24). Dalam sejarah Bapak-bapak orang beriman Yakub terkenal karena membeli hak kesulungan kakaknya Esau dengan sepiring kacang merah (Kej 25:34). Yakub sebelum menjadi orang beriman mengalami banyak pengalaman hidup yang sulit, namun terlihat kemahakuasaan Allah dalam memelihara Yakub. Akhirnya Yakub menjadi orang yang sangat beriman dan dalam kehidupannya menjadi orang yang melayani.

D     Riwayat Yusuf (Kej 37:2 – 50:2)

Keturunan dari Yakub menurut kitab Kejadian ada 12 orang dan diantaranya ada seorang yang mempunyai kisah hidup yang selalu berkenan kepada Allah, namanya Yusuf. Dia sangat dibenci oleh saudara-saudaranya, sehingga ia dijual (Kej 37:1-36). Sampai suatu saat dia dimasukkan penjara, tetapi hidupnya tetap berkenan kepada Allah. Allah yang Mahakuasa itu setia membimbing setiap orang yang melakukan kehendak-Nya, sehingga akhirnya Yusuf menjadi penguasa di Mesir (Kej 41:40), karena ia dapat meramalkan mimpi raja Firaun (Kej 41:25-36). Sebagai orang yang penuh dengan roh Allah, Yusuf dalam kehidupannya selalu berkenan kepada Allah. Saudara-saudaranya yang pernah mengkhianati dia tetap dikasihinya dan pada akhirnya semua keluarga Yusuf itu tinggal bersama dengan dia di tanah Mesir (Kej 47:11-12).

Pesan

Memerinci pengajaran dari Kitab Kejadian tidak selalu mudah dan apa yang diberikan di bawah ini hanyalah sekadar contoh.

1. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai Allah
o Dia kekal dan hidup. Kej 1:1
o Dia pencipta dan pemberi hidup. Kej 1:1-2:9
o Dia adalah pribadi dan rindu bersekutu dengan manusia. Kej 1:26-2:25; 3:8; 15:1-16
o Dia kudus dan akan menghakimi orang berdosa. Kej 3:8-24; 6:5-8; 11:1-9; 18:16-19:29
o Dia penuh belas kasihan, dalam penghakiman sekalipun. Kej 3:21; 4:15; 6:8; 18:32
o Dia sabar menangani pengikut-pengikut-Nya seperti digambarkan dalam kisah Abraham dan Yakub.
o Dia berdaulat atas segala kuasa. Kej 18:14; 26:12-16; 50:20

2. Apa yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai manusia?
o Dia dilahirkan dalam gambar Allah, dan karenanya bernilai serta mempunyai kemampuan kreatif. Kej 1:27-30
o Dia mengikuti kehendak sendiri dan menuruti jalannya yang berdosa tanpa Allah. Kej 3:1-7
o Dosanya sudah tertanam dalam tatanan hidupnya, seperti ditunjukkan oleh Abraham. Kej 20:1-18
o Dia perlu bersekutu dengan penciptanya, seperti diajarkan melalui kehidupan Abraham.
o Dia bisa diubahkan oleh Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yakub.
o Dia berada di bawah kuasa pemeliharaan Allah, seperti ditunjukkan melalui kehidupan Yusuf

3. Apakah yang diajarkan oleh Kitab Kejadian mengenai masyarakat?
o Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, bukan sebagai pribadi yang menyendiri. Kej 2:1-18
o Banyak terdapat contoh mengenai masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan bersama.
o Kesatuan dasar dari struktur masyarakat ialah perkawinan. Kej 2:24
o Undang-undang pemerintah juga diperlukan untuk membantu manusia hidup dalam dunia yang penuh dosa ini.

Penerapan

Pesan dalam Kitab Kejadian dapat diterapkan ke dalam tiga wilayah hubungan:

1. Ke dalam kehidupan kita dengan Allah.
o Taati Allah. Ini yang terbaik, yaitu mengikuti jalan Allah.
o Berimanlah kepada-Nya. Ini yang paling benar, walaupun kelihatannya tidak masuk akal.
o Percayalah kepada-Nya. Allah sungguh-sungguh memelihara kita.
o Berbicaralah dengan-Nya. Dia harus ditanyai tentang masalah-masalah dan keputusan-keputusan yang kita ambil.
o Biarkan Dia bekerja. Allah mampu mengubah suatu kehidupan yang serusak apa pun menjadi suatu kehidupan yang indah.

2. Ke dalam kehidupan keluarga kita.
o Jujurlah satu dengan yang lain.
o Jangan pilih kasih.
o Hati-hati terhadap perasaan iri.
o Tetap setia dalam keadaan sukar sekalipun.
o Hiduplah menurut perintah Allah, bukan menurut keinginan sendiri.

3. Ke dalam kehidupan kita dalam dunia.
o Kembangkan dan gunakan sumber-sumber alam dengan penuh tanggung jawab.
o Ingatlah bahwa semua orang mempunyai pencipta yang sama dan dibentuk menurut gambar-Nya.
o Ingatlah bahwa Allah juga memperhatikan masalah-masalah internasional, bukan hanya masalah pribadi dan rohani.
o Hiduplah dengan jujur dan jadilah saksi yang baik.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Kitab_Kejadian

http://sabdaweb.sabda.org/biblical/intro/?b=1&intro=pintisari
http://sabdaweb.sabda.org/biblical/intro/?b=1&intro=pkkk

AB KEJADIAN merupakan buku pertama kitab Taurat Musa dan kitab pertama dalam Perjanjian Lama atau Tanakh. Dalam bahasa Ibrani kitab ini disebut Bereshit. Sedangkan dalam beberapa bahasa Eropa, disebut dengan nama Genesis. Kata ini diambil dari terjemahan bahasa Latin Santo Hieronimus yang mengambilnya dari Septuaginta, terjemahan bahasa Yunani (Γένεσις). Ini artinya adalah “kelahiran”, “penciptaan”, “permulaan”, “sumber” dan “asal”.

Kitab Kejadian adalah kitab yang pertama dalam Alkitab. Kitab ini dibagi atas 50 pasal dan berisi dua hal penting: Pertama: Sejarah peristiwa-peristiwa penting.  Kedua: Sejarah Bapak-bapak orang beriman. Melalui dua pembagian ini, dapat dilihat kemahakuasaan Allah dalam setiap peristiwa penting dan juga kemahakuasaan kehendak Allah yang bekerja dalam kehidupan setiap Bapak orang beriman.

Gempa China1

12 Mei 2008..tiba-tiba gempa berkekuatan 7.9 Skala Ritcher mengguncang wilayah barat daya China! Televisi pemerintah menyebutkan terjadi lebih dari 300 kali gempa susulan.

Bencana itu terjadi saat jam belajar dan delapan sekolah runtuh di wilayah itu. Sekitar 900 remaja terkubur di reruntuhan bangunan bertingkat tiga di kota Dujiangyan, Sichuan.

Ratusan orang terkubur di dua pabrik kimia yang runtuh di Shifang, Sichuan, dan lebih dari 80 ton amoniak cair yang sangat korosif tumpah.

Ratusan orang lainnya terkubur di reruntuhan sekolah, pabrik, dan asrama di wilayah tersebut. Korban yang tidak kalah banyak juga terkubur di rumah sakit yang rubuh di kota Dujiangyan, Sichuan.

Gempa China2

Korban tewas akibat gempa tersebut terus bertambah. Data terakhir menyebutkan (23/5), gempa yang berpusat di Sichuan itu, menewaskan sedikitnya 55.239 jiwa, dan jumlah itu dapat terus bertambah karena proses evakuasi yang belum selesai dilakukan.

Gempa terdahsyat dalam tiga dasawarsa terakhir di China itu juga mengakibatkan lebih dari 288 ribu jiwa terluka, lebih dari 29 ribu jiwa hilang, dan sedikitnya 4 ribu anak-anak menjadi yatim piatu akibat gempa dahsyat tersebut.

Sementara itu, masalah baru akibat fenomena alam ini mulai muncul. Ribuan korban selamat kehilangan tempat tinggal dan hidup di pengungsian.

Dan di Kota Hanwang, bau busuk mulai menyeruak di seluruh penjuru kota. Memasuki kota itu, pemandangan juga sangat miris, puluhan mayat terbungkus plastik berjajar di jalanan menunggu proses penguburan massal.

Itulah fakta-fakta yang terjadi saat gempa dahsyat mengguncang China. Begitu banyak korban berjatuhan dan begitu banyak korban kehilangan segalanya.

Tetapi Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan dan keajaibanNya. Meskipun banyak orang mengatakan China itu negara komunis, tidak mengenal Tuhan, dan sebagainya, namun bagaimanapun juga Tuhan juga tidak akan lupa dengan salah satu bangsa ciptaanNya ini. TanganNya bekerja dengan cara ajaib, dan hampir “mustahil”. Banyak kisah di bawah puing-puing reruntuhan, kisah pilu korban gempa yang menunggu dirinya diselamatkan.

Sun Guoli, seorang sukarelawan di wilayah Chengdu, tidak pernah membayangkan bagaimana seorang ibu hamil berusia 34 tahun mampu bertahan hidup, setelah terkubur reruntuhan bangunan selama 50 jam!

Sun Guoli pun mengatakan bahwa itu sungguh sebuah keajaiban.

Gempa China3

Hal yang sama juga dialami seorang bocah perempuan berusia 7 tahun yang tertimbun reruntuhan bangunan sekolahnya selama 50 jam. Suara lemah sang bocah berhasil menyelamatkan nyawanya.

Sejumlah sukarelawan mengaku mendengar suara lemah yang menyayat hati. Suara itu terdengar seperti ‘Paman, selamatkan aku, selamatkan aku.’ Bahkan suara itu masih terus membayang-bayangi seorang sukarelawan yang menyelamatkan bocah itu.

Jauh di Kota An Xiang, seorang petani, Li Zizhong (38) terpisah dari seluruh keluarganya. Seluruh desanya hancur dan banyak korban yang belum terevakuasi. Tidak ada yang tahu apa yang menimpa keluarga besarnya, tapi ia bersyukur masih diberi hidup.

Tekanan psikologis juga ditunjukkan seorang wanita yang menangis histeris sambil menggendong bayinya yang sudah tidak bernyawa. Wanita itu terus mengayun gendongannya seolah sang bayi masih hidup.

Gempa China4

Seorang kakek berusia 80 tahun yang dalam kondisi sakit berhasil selamat setelah berada di reruntuhan rumahnya selama 11 hari.

Kakek Xiao Zhihu terjebak di reruntuhan rumahnya ketika terjadi gempa.

Dia berhasil selamat karena istri tercinta sempat menaruh beberapa makanan di dekatnya sebelum gempa terjadi.

Ada yang masih hidup setelah bertahan di bawah reruntuhan selama hampir 7 hari. Wang Chunbang, pria berusia 56 tahun itu mampu bertahan hidup selama 164,5 jam di bawah reruntuhan gua tempat ia bekerja menambang mangan dengan minum (maaf) air seninya sendiri sebelum akhirnya diselamatkan oleh regu penolong dari Tentara Pembebasan Rakyat (angkatan bersenjatanya RRC) pada tanggal 19 Mei.

Hampir sama juga dengan Gu Guohua, pria berusia 37 tahun yang 170 jam lamanya bertahan di bawah reruntuhan. Seperti Wang, ia juga melawan dahaga dengan menenggak air seninya sendiri, sementara untuk mengisi perut yang lapar, pria ini terpaksa menelan kertas toilet. Butuh waktu 3 jam untuk mengeluarkannya dari reruntuhan, dan setelah berhasil dibawa keluar, tidak ditemukan cedera serius di tubuhnya.

Namun yang cukup luar biasa adalah kisah seorang nenek 60 tahun yang bertahan hidup selama 195 jam atau lebih dari 8 hari! Saat terjadi gempa, nenek Wang Youqun sedang berdoa di kuil, jauh dari rumahnya. Ketika merasakan getaran hebat, ia buru-buru lari keluar menyelamatkan diri. Celakanya, tebing terjal di sepanjang jalan pun runtuh akibat gempa, dan menimpa nenek malang ini. Akibatnya, kedua kakinya tak bisa digerakkan alias lumpuh.

Entah benar-benar mujizat atau apa, nenek itu bertahan hidup karena ditemani oleh dua ekor anjing liar. Tidak tahu dari mana asalnya, kedua ekor anjing liar itu setia menemani sang nenek, dan mereka menjilati mulut sang nenek ketika ia mulai akan tak sadarkan diri. Karena itulah  semangat sang nenek terus tumbuh dan ia berusaha terus bertahan hidup. Nyawanya pun akhirnya tertolong ketika regu penyelamat datang ke tempat yang agak terpencil itu dan membebaskannya dari ancaman maut. Keluarganya yang sudah pesimis, segera bergegas ke rumah sakit untuk menemuinya.

GET! Friends, betapa seharusnya kita sangat bersyukur untuk kehidupan kita saat ini. Begitu banyak teman-teman kita yang harus mengalami penderitaan yang luar biasa karena bencana tersebut. Kehilangan tempat tinggal, kehilangan orang tua, kehilangan kakak dan adik kita. Bayangkan jika kitalah yang berada dalam posisi mereka, apakah yang dapat kita perbuat?

Saat ini kita masih diberikan kesempatan hidup, kita harus selalu bersyukur pada Tuhan. Jika kita masih dapat bangun di pagi hari, itu sungguh sebuah anugrah semata. Jika kita masih dapat bersekolah, itu juga anugrah. Jika kita masih dapat berkumpul bersama dengan orang tua dan saudara-saudara kita, itu anugrah yang luar biasa. Jadi bersyukurlah setiap hari. Bersyukur dan lakukan yang terbaik dalam hidupMu. Perlakukanlah orang tuamu dengan sangat baik (hormati dan hargai mereka!), dan perbuatlah yang terbaik dalam studimu (jangan selalu mengeluh dan malas!), dan layanilah Tuhan selagi kita masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan (jangan berdalih tidak ada waktu!). Biarlah Tuhan memakai hidupmu untuk menjadi saluran berkat bagi semua orang. Amin.

Gempa China5

Apa sih DOSA ASAL itu?

Dosa asal adalah dosa yang dilakukan oleh Adam, bapa dari segala umat manusia. Karena dosa Adam, setiap manusia diciptakan tanpa rahmat, karena dia adalah bapa dari segenap umat manusia.

“Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa” (Roma 5:19)

Akibat dari dosa Adam pintu-pintu surga tertutup; penyakit, penderitaan dan kematian datang ke dunia, pikiran manusia dikuasai oleh kegelapan dan dia menjadi lemah. “yang ditimbulkan oleh hatinya adalah jahat…” (Kej 8:21)

Berarti kita sebagai manusia keturunan Adam, juga membawa dosa asal sejak lahir??

Dosa  Adam memisahkan dirinya dari Allah. Sebagaimana kehidupan  rohaninya terdiri dari kesatuannya dengan Pencipta, maka keterpisahannya dengan Allah membawa dia kepada kematian. Dosa Adam ini tidak hanya mencelakakan dirinya sendiri, tetapi seluruh keturunannya menjadi tercemar, bahkan seluruh tatanan alam semesta mengalami kerusakan (Rm. 8:20, 22). Kerusakan gambar Allah dalam diri Adam ini yang kemudian menyebar kepada seluruh keturunannya inilah yang disebut dosa asal / dosa turunan (Mz. 1:7; Ayb. 14:4). Hal ini dijelaskan rasul Paulus ketika ia membandingkan Adam dan Kristus: “sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa” (Rm. 5:12). Dari Adam mengalirlah pencemaran kepada seluruh keturunannya. Tetapi penyebab penularan ini bukan di dalam substansi tubuh atau jiwa, tetapi berdasarkan ketetapan Allah. Ketika Adam mengalami kerusakan, maka seluruh natur  kita juga dicemarkan.

Akibat dari DOSA ASAL yang diperbuat oleh ADAM-HAWA : semua manusia sejak bayi (lahir dari kandungan) mewarisi dosa Adam-Hawa, yaitu kehilangan kemuliaan.

* Mazmur 51:7,

“Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.”

lebih jelas lagi dalam :

* 2 Tawarikh 6:36

Apabila mereka berdosa kepada-Mu—karena tidak ada manusia yang tidak berdosa–dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri yang jauh atau yang dekat.

2 Tawarikh berbicara mengenai dosa asal dari dosa Adam-Hawa, sehingga tidak ada manusia tidak terjamah oleh dosa, bahkan seorang Nabi sekalipun.

Artinya kita semua mempunyai dosa asal, nah dosa asal itu yang bagaimana???
apakah “menyalahkan orang lain tanpa cek & re-cek dulu” termasuk dosa asal???
Juga berzinah, mencuri, membunuh, berjudi, berdusta, malas, dsb…???

Jangan mencampur-adukkan DOSA ASAL dan DOSA PRIBADI.

Dosa asal adalah suatu kerusakan natur kita secara turun temurun, yang menyebar ke seluruh jiwa kita, yang menjadikan kita layak dimurkai Allah, dan yang menghasilkan di dalam kita apa yang dalam Alkitab disebut “perbuatan daging” (Galatia 5:19).

Dua hal yang perlu kita mengerti:

1. Kita dihukum bukan atas kesalahan orang lain, tetapi kesalahan kita sendiri, sebab kita dilahirkan di dalam kesalahan, walaupun sebagai bayi buah kejahatan kita belum terwujud, tetapi benihnya sudah ada di dalam kita. Dan karena natur kita itu penuh dengan benih dosa, maka semua itu menjadi kejijikan bagi Allah (inilah yang dimaksud Raja Daud ketika ia menulis dengan Ilham Allah bahwa ia dalam dosa sejak dilahirkan.)

* Mazmur 51:7,

“Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.”

2. Kerusakan dalam kita itu tidak pernah berhenti, tetapi terus menerus menghasilkan buah baru, yaitu perbuatan daging, dan ini bukan sekedar tidak adanya kebenaran (pasif), tetapi dalam diri kita ada suatu daya aktif dan yang secara subur menghasilkan buah-buah kejahatan; suatu pencemaran yang meliputi pengertian dan kehendak, dari tubuh hingga jiwa, pokoknya seluruh natur kita telah dicemarkan. Demikian menyeluruh pencemaran ini sehingga tidak ada suatu bagian dari kita yang tidak dicemarkan (Roma 3:1-20), dan karena tidak ada bagian yang tidak dicemari oleh dosa, maka apa yang berasal darinya diperhitungkan sebagai dosa (Roma 8:6-7).

Namun demikian, kita tidak dapat menyalahkan Allah dengan mengatakan karena kecemaran kita adalah pekerjaan Allah maka Dialah yang harus bertanggung jawab dan bukannya manusia. Alkitab menyatakan bahwa kejahatan manusia bukan karena kesalahan penciptaan Allah tetapi karena dosa, seperti dikatakan oleh Pengkhotbah “Allah telah menjadikan manusia yang jujur, tetapi mereka mencari banyak dalih” (Pkh. 7:29). Jadi jelaslah bahwa kesengsaraan manusia itu adalah akibat kesalahan manusia sendiri, sesuatu yang terjadi kemudian, bukan bawaan karena penciptaan.

Rasul Paulus mengatakan “upah dosa adalah maut (kematian)”. Tetapi Tuhan tidak menghendaki kematian manusia. Dengan kata lain “kematian” manusia bukanlah sebuah hukuman yang Tuhan berikan, namun sebagai sebuah konsekuensi logis dari dosa manusia. Tuhan ingin manusia hidup, oleh karena itu Ia menawarkan pengampunan bagi mereka yang bertobat.

Tuhan tidak menghendaki manusia mati/binasa akibat dosa-dosanya, oleh karena itu Ia menganjurkan pertobatan dan menawarkan pengampunan bagi semua umat manusia melalui pengorbahan Tuhan Yesus Kristus.

Karena wafat Kristus di kayu salib (karya penyelamatan), Allah membuka kembali surga dan membuat rahmat tersedia bagi manusia.

“Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.” (1 Kor 15:22)

Berarti sebenarnya kita sudah tidak ada dosa lagi donk..karena YESUS yang sudah membayarnya dengan harga yang mahal di kayu salib..

Benar, kelahiran baru menghapuskan dosa asal dan memberi rahmat kepada jiwa kita.
“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:5)

Sumber:

http://www.akupercaya.com

Ready Bread – Reformed Evangelical Daily Bible Readings,

Artikel Mingguan, Minggu ke-26 dan 27
(Bacaan Alkitab Setiap Hari, Gereja Reformed Injili Indonesia)

Libur telah tiba!! Teman-teman pasti senang kan waktu liburan sudah datang. Tapi senangnya jangan sampai lupa waktu ya. Jangan bergadang terus waktu liburan, karena  ternyata bergadang itu dapat memberi dampak yang buruk buat badan kita. Salah satunya ada kemungkinan kita bisa terkena kanker hati! ihh serem kan..

Penyebab utama kerusakan hati adalah :

  1. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab paling utama!
  2. Tidak buang air di pagi hari.
  3. Pola makan yang terlalu berlebihan.
  4. Tidak makan pagi.
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan.
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan.
  7. Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan. Hal ini juga berlaku meskipun menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Jangan mengkomsumsi makanan yang digoreng bila kita dalam kondisi penat, kecuali dalam kondisi tubuh yang fit.
  8. Mengkonsumsi masakan mentah atau sangat matang juga dapat menambah beban hati. Sayur mayur dimakan mentah atau dimasak matang 3/5 bagian. Sayur yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Kita harus melakukan pencegahan tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Cukup dengan mengatur gaya hidup dan pola makanan kita sehari-hari. Perawatan dari pola makan dan kondisi waktu sangat diperlukan agar tubuh kita dapat melakukan penyerapan dan pembuangan zat-zat yang tidak berguna sesuai dengan “jadwalnya”.

Sebab:

Malam hari pk 9 – 11 : adalah pembuangan zat-zat tidak berguna/beracun (de-toxin) di bagian sistem antibodi (kelenjar getah bening).

Selama durasi waktu ini seharusnya dilalui dengan suasana tenang atau mendengarkan musik. Bila saat itu seseorang dalam kondisi yang tidak santai seperti misalnya bermain atau sibuk mengerjakan tugas, hal ini dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Malam hari pk 11 – dini hari pk 1 : adalah proses de-toxin di bagian hati, harus berlangsung dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari pk 1 – 3 : adalah proses de-toxin di bagian empedu, juga harus berlangsung dalam kondisi tidur.

Dini hari pk 3 – 5 : adalah proses de-toxin di bagian paru-paru. Bagi penderita batuk, akan terjadi batuk yang hebat selama durasi waktu ini. Karena proses pembersihan (de-toxin) telah mencapai saluran pernafasan, maka tidak perlu minum obat batuk (ketika durasi ini) agar tidak merintangi proses pembuangan kotoran.

Pagi pk 5 -7 : adalah proses de-toxin di bagian usus besar, harus buang air.

Pagi pk 7 – 9 : adalah waktu penyerapan gizi makanan bagi usus kecil, harus makan pagi. Bagi orang yang sakit sebaiknya makan lebih pagi yaitu sebelum pk 6:30. Makan pagi sebelum pk 7:30 sangat baik bagi mereka yang ingin menjaga kesehatannya. Bagi mereka yang tidak makan pagi harap merubah kebiasaannya ini, bahkan masih lebih baik terlambat makan pagi hingga pk 9 -10 daripada tidak makan sama sekali.

Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang akan mengacaukan proses pembuangan zat-zat tidak berguna. Selain itu, dari tengah malam hingga pukul 4 dini hari adalah waktu bagi sumsum tulang belakang untuk memproduksi darah.

Jadi…tidurlah yang nyenyak dan jangan bergadang!!

Dialihbahasakan secara bebas dari artikel berbahasa Mandarin oleh : Siwu (9 Juni 2004)

Teman-teman, judul di atas saya peroleh setelah saya merenungkan tulisan Paulus dalam 2 Korintus 12:1-10. Kisah Paulus telah menjadi berkat bagi saya tatkala saya sedang mengalami sakit sekitar dua bulan lebih (dari Oktober hingga pertengahan Desember), dan bahkan sampai hari ini efek dari penyakit tersebut masih terasa. Penyakit yang saya derita itu adalah penyakit Hepatitis A, dan sekalipun sekarang saya sudah dinyatakan pulih oleh dokter namun bila saya sedikit kecapean saja, saya sering merasa lemas dan kerapkali kepala saya mudah pusing. Tentu hal tersebut membuat aktivitas saya menjadi terhambat, namun di kala seperti itu, saya semakin bersandar dan berserah kepada Dia, karena Dia adalah sumber kekuatanku. Ketika aku lemah … kuasaNya sungguh nyata dalam hidupku.

Dalam tulisan ini saya tidak bermaksud membandingkan diri saya dengan Paulus namun melalui kisah hidup Paulus yang tertuang dalam tulisannya telah menjadi berkat bagi saya. Tentu kita semua tahu siapakah tokoh Paulus. Paulus adalah seorang rasul yang sukses memberitakan Injil bagi orang-orang non Yahudi, seorang yang brilian, dan semasa kecil telah dididik di bawah hukum Taurat dalm bimbingan soko guru yang bernama Gamaliel.

Paulus adalah seorang yang luar biasa dan kecemerlangannya bukan hanya nampak dalam pemikirannya yang mempengaruhi jemaat Tuhan dan jemaat yang dia bangun tetapi dia juga mengalami suatu peristiwa yang secara logika sulit diterima karena bersifat spiritual yakni diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga (ay.2). Namun kita harus mempercayai peristiwa yang dialami oleh Paulus ini karena kisah ini tercatat di Alkitab yang merupakan inspirasi dari Roh Kudus.

Setelah peristiwa tersebut berlangsung, sebagaimana yang diungkapkan oleh Kenneth L. Barker dan John R. Kohlenberger dalam bukunya yang berjudul “The Expositor’s Bible Commentary” tidak lama setelah Paulus mengalami peristiwa tersebut Paulus diizinkan oleh Allah untuk dicobai Iblis dengan memberi suatu duri di dalam dagingnya. Hal itu berarti ketika Paulus menulis teks ini, duri tersebut telah tinggal dalam dagingnya selama 14 tahun. Duri tersebut kemungkinan besar adalah penyakit yang diderita oleh Paulus dan membuat Paulus secara manusiawi ingin sembuh. Di dalam ayat 7, kita melihat kalimat “maka aku diberi suatu duri…” menunjukkan diri Paulus yang pasif dan duri tersebut tentu bukan keinginannya tetapi perlu kita sadari bahwa ketika Tuhan mengizinkan hal tersebut tentu ada maksud Tuhan yang bermanfaat bagi hidup Paulus. Maksud Tuhan dalam konteks ini adalah supaya Paulus tidak menjadi sombong secara rohani, dan bahkan supaya dia semakin menyadari bahwa kehebatannya dan kebarhasilannya itu bukan karana talenta dan kerja kerasnya saja melainkan karena anugerah Tuhan yang semata-mata memakai dirinya. Di dalam kelemahannya, Paulus menyadari bahwa dia harus senantiasa bersandar dan mendekat kepada Tuhan sehingga Tuhan yang merupakan sumber dari segala sumber memberinya kekuatan.

Teman-teman, pada saat ini saya bersyukur kepada Tuhan karena mengizinkan saya sakit, saya bisa menyaksikan cinta kasih Tuhan yang tak terbatas… di kala saya bosan, Tuhan menghibur saya melalui kehadiran keluarga dan sahabat-sahabat … di kala saya terbaring sendiri, Tuhan memberkati saya dengan firmanNya yang menguatkan dan memberiku pengharapan … di kala saya sakit, bilur-bilurNya menyembuhkan.

Teman-teman, bila kalian mengalami suatu kesulitan di salam hidup atau menderita penyakit yang berat, janganlah putus asa ataupun menyalahkan Tuhan, tetapi carilah kehendak Tuhan, apa yang Tuhan mau di dalam hidupmu. Tuhan adalah sumber pengharapan dan Dia tidak akan pernah meninggalkan umatNya. Soli Deo Gloria.

Salam kasih,

Sdr. Sin Han

How face this problem … ?

Jika hari ini kita sedang mengalami satu problema berat, kita harus tahu apa yang firman Tuhan katakan apa yang seharusnya kita lakukan sebagai orang percaya.

  1. Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu ….” (Matius 11:28-29)
  2. “Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.” (Ibrani 4:15-16)
  3. “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan …” (Filipi 4:6)
  4. “Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.” (2 Korintus 1:20)

Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu …

sebagai balasannya … kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ..

sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang …

sebagai balasannya … kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna …

sebagai balasannya … kamu corat coret tembokrumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..

sebagai balasannya … kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah …

sebagai balasannya … kamu berteriak “NGGAK MAU …!”

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola …

sebagai balasannya ..kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim …

sebagai dalasannya ..kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu ..

sebagai balasannya … kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun …

sebagai balasannya … kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop …

sebagai balasannya … kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa …

sebagai balasannya … kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya ..

sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan …

sebagai balasannya … kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu …

sebagai balasannya … kamu kunci pintu kamarmu

Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil …

sebagai balasannya … kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ..

sebagai balasannya … kamu pakai telpon nonstop semalaman,

Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA..

sebagai balasannya … kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama …

sebagai balasannya … kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya “Darimana saja seharian ini?”..

sebagai balasannya … kamu menjawab “Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.”

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu …

sebagai balasannya … kamu bilang “Aku nggak mau seperti kamu.”

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus perguruan tinggi … sebagai balasanmu … kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu …

sebagai balasannya … kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan …

sebagai balasannya … kamu mengeluh “Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.”

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..

sebagai balasannya … kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu …

sebagai balasannya … kamu katakan “Sekarang jamannya sudah beda.”

Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu …

sebagai balasannya kamu jawab “Aku sibuk sekali, nggak ada waktu.”

Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu …

sebagai balasannya … kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang … dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, … dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA .. JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA .. BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA … INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

Sumber: http://www.sabda.org/artikel/waktu_berumur

Oleh: Ev. Freda Adjan (truelove_freda@yahoo.com.my)

Aku lahir dari sebuah keluarga, keluargaku dimulai dari ayah dan ibuku, mereka datang dari keluarganya masing-masing,

Kemudian mereka membentuk keluarga baru dimana aku lahir dan kini menjadi bagian dari keluarga kami.

Itulah awal dari cerita setiap orang, karena semua manusia di dunia ini berasal dari satu keluarga, dan keluarga dibangun melalui laki-laki dan perempuan.

Keluarga dimulai dari SUAMI, ISTRI

  1. Keluarga adalah Rancangan Allah. Allah sendiri yang membentuk manusia, Ia juga yang membentuk keluarga pertama di dunia ini. Orang yang menghancurkan Rumah Tangga atau keluarga, adalah orang yang harus berhadapan dengan sang Master keluarga yaitu Allah sendiri.
  2. Kehidupan keluarga dalam rancangan Allah. Allah memandang tidak baik manusia itu seorang diri. Rencana Tuhan agar manusia itu Adam dan Hawa, suami istri itu saling menolong. ketika Allah berfirman “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja, Aku akan menjadikan penolong baginya yang sepadan dengan dia” (Kejadian 2:18) Allah menghendaki sikap, sifat, hati dan kehidupan yang terjadi dalam keluarga adalah “Menolong” / “Penolong”. Bahkan dalam kehidupan berjemaat pun, dimana disebut keluarga orang percaya, Paulus pernah berkata “bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu” (Galatia 6:2)
  3. Pernikahan Kristen. Dalam keluarga Kristen tidak dikenal istilah “Perceraian”. Allah tidak pernah mengijinkan dan merancangkan perceraian, dan pernikahan itu hanya terdiri dari 2 orang yaitu satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Ketika manusia jatuh dalam dosa, persoalan dalam pernikahan dan keluarga mulai menghancurkan manusia. Dalam sebuah keluarga yang hanya terdiri dari seorang suami dan seorang istri saja kita sering melihat persoalan dan masalah yang sangat serius, maka Allah tidak pernah mengijinkan suami istri itu lebih dari sepasang.
  4. Mandat bagi Suami Istri. Allah yang membentuk keluarga memberikan tanggung jawab kepada suami istri menjadi orang tua. Allah memberikan firman kepada suami istri itu untuk “beranak cuculah dan bertambah banyak, penuhilah bumi dan taklukkanlah itu,…” (Kejadian 1:28) Allah tidak menciptakan manusia lain lagi yang  sama dengan penciptaan terhadap Adam dan Hawa karena di dalam Adam dan Hawa, Ia telah menyelesaikan seluruh penciptaan manusia dari awal sampai selesai dunia ini. Mereka diberikan anak-anak, keturunan hingga sekarang dirimu dan diriku. Siapapun kita, bangsa, suku, kita berasal dari Adam dan Hawa. Maka ketika Perintah Utama kasihilah Tuhan Allahmu… kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri… (Matius  12:29-31) merupakan keterikatan dan keterkaitan kita sebagai manusia dalam rencana Allah.
  5. Hubungan  / relasi suami istri. Hubungan ini penting dan sangat unik. Tidak ada  hubungan manusia seunik hubungan suami istri. Mereka memiliki relasi yang melampaui segala relasi yang ada sehingga relasi itu digambarkan oleh Paulus dalam Efesus 5:22-33 sebagai hubungan Kristus dengan jemaat-Nya. Hubungan atau relasi suami istri menjadi dasar yang sangat penting bagi hubungan atau relasi manusia selanjutnya. Jadi hubungan suami istri akan menjadi tempat dimana semua keluarga membangun hubungan dan relasi dengan orang lain. Jika relasi suami istri tidak baik, maka relasi orang tua dan anak menjadi tidak baik dan anak dengan anak juga tidak baik, kemudian setiap orang dalam keluarga juga tidak baik lalu dengan orang diluar keluarga,lebih tidak baik dan dalam masyarakatpun lebih tidak baik lagi. Maka setiap keluarga harus membangun relasi yang baik dalam keluarga untuk memiliki relasi dalam masyarakat yang baik pula.

Keluarga terdiri dari Orang Tua dan Anak:

Sebagaimana Allah telah memberikan mandat kepada manusia dalam penciptaan Nya untuk beranak cucu dan penuhi bumi untuk menguasai dan menaklukkannya (Kej 1:28) maka Allah melengkapi keluarga dengan kehadiran anak-anak.

  1. Tanggung jawab Orang Tua. Apa saja yang Allah percayakan kepada kita, Ia meminta kita bertanggung jawab atas pemberian itu. Bukan hanya anak, waktu, materi, talent dan semuanya kita harus mempertanggung jawabkannya kepada Allah sebagai pemberi, apalagi seorang anak. Setiap orang tua harus menyadari bahwa tanggung jawab ini akan dipertanggung jawabkan oleh setiap orang tua dihadapan Tuhan. Tanggung jawab itu meliputi seluruh keutuhan seorang anak. Bukan hanya makanan karena binatangpun menyediakan makanan bagi anak-anaknya, bukan hanya sebuah tempat tinggal karena banyak burung menyediakan sarang bagi anak-anaknya. Tanggung jawab itu meliputi apa saja?

· Keselamatan Jiwa anak-anak. Hal ini banyak diabaikan oleh orang tua dari generasi ke generasi. Kebanyakan orang tua hanya memperhatikan segala sesuatu sehubungan dengan fisik saja. Bahkan ada orang tua yang tidak menyadari bahwa kebutuhan utama dari setiap manusia, termasuk anak-anak adalah keselamatan jiwa mereka. Camkan dengan baik! setiap orang tua bertanggung jawab untuk membawa anak-anak mereka datang kepada Yesus bukan dalam sebuah ritual agamawi tetapi mengalami keselamatan pribadi dalam karya Agung kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.(Matius 18:14 ; 19:14) semakin dini usia seorang anak mempercayai Yesus sebagai Juruselamatnya semakin panjang memperkenankan Tuhan, dan semakin kecil kemungkinannya untuk hidup dalam penyimpangan. Keselamatan seorang anak berada dalam tanggung jawab orang tuanya. Mengajarkan anak-anaknya tentang Tuhan. (Ulangan 4:9-10 ; 6:4-9 ; 11:18-21).

· Pengasuhan / pendidikan terhadap anak. Bagian ini tidak ada sangkut pautnya dengan istilah “hak asuh anak” dalam perceraian orang tua. Pengsuhan anak adalah meliputi karakter, sifat, watak, potensi dan keutuhan kepribadian seorang anak.Pengasuhan ini menanamkan dan mengembangkan dalam kehidupan seorang anak nilai-nilai kehidupan yang kelak akan merupakan bagian penting sejak dini hingga ia menjadi manusia dewasa.Kebanyakan kesulitan dalam menghadapi hidup ini oleh orang dewasa disebabkan oleh karena anak tidak diasuh/dididik dengan baik dan benar sejak ia berada dalam keluarganya. Setiap anak perlu dididik dalam hal tanggungjawab, yang meliputi dirinya sendiri, orang lain, pekerjaan dan kehidupan rohaninya. Ketaatan, hal ini sangat penting karena ketaatan kepada orang tua dan tantanan hidup ini akan membuat seseorang dengan mudah menaati Tuhan dalam hidupnya.Kejujuran merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena kejujuran sangat menolong seseorang menghadapi hidup ini, kejujuran membuat seseorang dapat melihat siapa dirinya yang sebenarnya dan apa yang sedang dihadapiny. Disiplin. Adalah sebuah landasan dalam menjalani kehidupan ini yang akan membawa seseorang kepada pengembangan dan pencapaian yang maksimal dalam hidupnya.

  1. Tanggung Jawab anak. Bagian ini lebih-lebih lagi merupakan hal yang paling banyak diabaikan oleh keluarga. Anak-anak hidup tanpa belajar, mengerti dan melakukan tanggug jawabnya. Hal ini yang menyebabkan banyak orang sejak kecil hingga dewasa bahkan sampai tua, tidak pernah mencapai rencana dan kehendak Tuhan dalam hidupnya. Seorang anak yang tidak melakukan tanggung jawabnya akan mengalami kesulitan dalam segala aspek kehidupannya bahkan dengan dirinya sendiri. Apa saja yang menajdi tanggung jawab seorang anak? (anak berarti sejak usia anak, remaja, pemuda, dewasa bahkan tua dalam statusnya sebagai anak) apa saja tanggung jawab seorang anak? Menghormati orang Tua (Efesus 6:2 ;Keluaran 20:12) Perintah ini perlu dipahami, dimengerti dan dilaksanakan oleh semua orang sebagai anak. Hal ini menjadi bagian kedua dari apa yang utama terhadap relasi manusia kepada Allah. Setiap anak mendapat perintah ini langsung dari Tuhan, bukan sebuah himbauan, bukan juga sebuah anjuran tetapi sebuah perintah langsung dari Allah yang tidak dapat ditawar oleh siapapun. Janji Allah menyertai perintah ini (Efesus 6:2-3) bahwa bahagia dan umur panjang menyertai seumur hidup dibumi. Umur panjang tanpa bahagia tidak ada gunanya, sebaliknya bahagia tanpa umur panjang adalah hal yang tidak mungkin. Ketaatan. (Efesus 6:1) berbicara tentang ketaatan ada cukup banyak complain yang datang kepada saya. Tetapi saya hanya dapat katakana itulah perintah Tuhan, komplainlah kepada yang memberi perintah karena Dia juga yang akan memberikan sangsinya. Taat di dalam Tuhan. Pahami dan mengerti dengan baik. Kalau kondisi sangat bertentangan dengan kebenaran, hati tidak damai dan menyalahi. Mintalah hikmat dari Tuhan yang memberikan perintah dan mintalah pertolonganNya, karena Dia tidak pernah meninggalkan kita. Jika kita percaya itu, maka Ia akan bertindak bagi kita.

Kenakanlah Kasih sebagai Pengikat Keluarga.

Allah adalah kasih, maka Ia memberi perintah agar kita saling mengasihi. Mengapa kasih? Bacalah dalam (I Korintus 13) tidak ada tempat di dunia ini yang paling tepat untuk seseorang belajar tentang kasih, mengalami kasih dan melakukan kasih kecuali keluarga. Namun sayangnya justru kita banyak menemukan dalam keluargalah orang ditolak, diejek, dimarah, dibuang dan mengalami kesendirian yang memilukan. Setiap orang yang memerlukan kasih, mulailah mengasihi hari ini dari dirimu sendiri.

With all my Love,

Ev. Freda Adjan (truelove_freda@yahoo.com.my)


Keluarga terdiri dari Orang Tua dan Anak:

Sebagaimana Allah telah memberikan mandat kepada manusia dalam penciptaan Nya untuk beranak cucu dan penuhi bumi untuk menguasai dan menaklukkannya (Kej 1:28) maka Allah melengkapi keluarga dengan kehadiran anak-anak.

1. Tanggung jawab Orang Tua. Apa saja yang Allah percayakan kepada kita, Ia meminta kita bertanggung jawab atas pemberian itu. Bukan hanya anak, waktu, materi, talent dan semuanya kita harus mempertanggung jawabkannya kepada Allah sebagai pemberi, apalagi seorang anak. Setiap orang tua harus menyadari bahwa tanggung jawab ini akan dipertanggung jawabkan oleh setiap orang tua dihadapan Tuhan. Tanggung jawab itu meliputi seluruh keutuhan seorang anak. Bukan hanya makanan karena binatangpun menyediakan makanan bagi anak-anaknya, bukan hanya sebuah tempat tinggal karena banyak burung menyediakan sarang bagi anak-anaknya. Tanggung jawab itu meliputi apa saja?

· Keselamatan Jiwa anak-anak. Hal ini banyak diabaikan oleh orang tua dari generasi ke generasi. Kebanyakan orang tua hanya memperhatikan segala sesuatu sehubungan dengan fisik saja. Bahkan ada orang tua yang tidak menyadari bahwa kebutuhan utama dari setiap manusia, termasuk anak-anak adalah keselamatan jiwa mereka. Camkan dengan baik! setiap orang tua bertanggung jawab untuk membawa anak-anak mereka datang kepada Yesus bukan dalam sebuah ritual agamawi tetapi mengalami keselamatan pribadi dalam karya Agung kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.(Matius 18:14 ; 19:14) semakin dini usia seorang anak mempercayai Yesus sebagai Juruselamatnya semakin panjang memperkenankan Tuhan, dan semakin kecil kemungkinannya untuk hidup dalam penyimpangan. Keselamatan seorang anak berada dalam tanggung jawab orang tuanya. Mengajarkan anak-anaknya tentang Tuhan. (Ulangan 4:9-10 ; 6:4-9 ; 11:18-21).

· Pengasuhan / pendidikan terhadap anak. Bagian ini tidak ada sangkut pautnya dengan istilah “hak asuh anak” dalam perceraian orang tua. Pengsuhan anak adalah meliputi karakter, sifat, watak, potensi dan keutuhan kepribadian seorang anak.Pengasuhan ini menanamkan dan mengembangkan dalam kehidupan seorang anak nilai-nilai kehidupan yang kelak akan merupakan bagian penting sejak dini hingga ia menjadi manusia dewasa.Kebanyakan kesulitan dalam menghadapi hidup ini oleh orang dewasa disebabkan oleh karena anak tidak diasuh/dididik dengan baik dan benar sejak ia berada dalam keluarganya. Setiap anak perlu dididik dalam hal tanggungjawab, yang meliputi dirinya sendiri, orang lain, pekerjaan dan kehidupan rohaninya. Ketaatan, hal ini sangat penting karena ketaatan kepada orang tua dan tantanan hidup ini akan membuat seseorang dengan mudah menaati Tuhan dalam hidupnya.Kejujuran merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena kejujuran sangat menolong seseorang menghadapi hidup ini, kejujuran membuat seseorang dapat melihat siapa dirinya yang sebenarnya dan apa yang sedang dihadapiny. Disiplin. Adalah sebuah landasan dalam menjalani kehidupan ini yang akan membawa seseorang kepada pengembangan dan pencapaian yang maksimal dalam hidupnya.

2. Tanggung Jawab anak. Bagian ini lebih-lebih lagi merupakan hal yang paling banyak diabaikan oleh keluarga. Anak-anak hidup tanpa belajar, mengerti dan melakukan tanggug jawabnya. Hal ini yang menyebabkan banyak orang sejak kecil hingga dewasa bahkan sampai tua, tidak pernah mencapai rencana dan kehendak Tuhan dalam hidupnya. Seorang anak yang tidak melakukan tanggung jawabnya akan mengalami kesulitan dalam segala aspek kehidupannya bahkan dengan dirinya sendiri. Apa saja yang menajdi tanggung jawab seorang anak? (anak berarti sejak usia anak, remaja, pemuda, dewasa bahkan tua dalam statusnya sebagai anak) apa saja tanggung jawab seorang anak? Menghormati orang Tua (Efesus 6:2 ;Keluaran 20:12) Perintah ini perlu dipahami, dimengerti dan dilaksanakan oleh semua orang sebagai anak. Hal ini menjadi bagian kedua dari apa yang utama terhadap relasi manusia kepada Allah. Setiap anak mendapat perintah ini langsung dari Tuhan, bukan sebuah himbauan, bukan juga sebuah anjuran tetapi sebuah perintah langsung dari Allah yang tidak dapat ditawar oleh siapapun. Janji Allah menyertai perintah ini (Efesus 6:2-3) bahwa bahagia dan umur panjang menyertai seumur hidup dibumi. Umur panjang tanpa bahagia tidak ada gunanya, sebaliknya bahagia tanpa umur panjang adalah hal yang tidak mungkin. Ketaatan. (Efesus 6:1) berbicara tentang ketaatan ada cukup banyak complain yang datang kepada saya. Tetapi saya hanya dapat katakana itulah perintah Tuhan, komplainlah kepada yang memberi perintah karena Dia juga yang akan memberikan sangsinya. Taat di dalam Tuhan. Pahami dan mengerti dengan baik. Kalau kondisi sangat bertentangan dengan kebenaran, hati tidak damai dan menyalahi. Mintalah hikmat dari Tuhan yang memberikan perintah dan mintalah pertolonganNya, karena Dia tidak pernah meninggalkan kita. Jika kita percaya itu, maka Ia akan bertindak bagi kita.

Kejadian 2:8-14

(8)   Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

(9)   Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

(10)  Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.

(11)  Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.

(12)  Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.

(13)  Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.

(14)  Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.

Teman-teman, pernah terpikir ga sih di mana letak Taman Eden sebenarnya? Ayat-ayat di atas merupakan ayat yang terdapat dalam Alkitab, yang menunjukkan di mana Taman Eden itu. Tetapi ternyata air bah telah menghancurkan Taman Eden itu sendiri. Jadi sebenarnya di mana Taman Eden berada?

Dalam Kejadian 2:10, diketahui bahwa ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Berbagai tafsiran atas kata itu diberikan oleh para ahli dengan pengertian, baik berupa permulaan dari suatu cabang (seperti pada delta) mengikuti arah hilir, atau permulaan maupun titik penggabungan sebuah sungai dengan anak sungainya menuju arah hulu. Tiap penafsiran itu mungkin saja, tapi kelihatannya yang terakhirlah yang paling mungkin.

Nama sungai-sungai tersebut adalah:

  1. Pison (Kejadian 2:11)
  2. Gihon(Kejadian 2:13)
  3. Tigris (Kejadian 2:14)
  4. Efrat (Kejadian 2:14)

Kedua sungai yang terakhir disepakati sebagai Tigris dan Efrat. Tapi tentang yang mana Sungai Pison dan Sungai Gihon, banyak sungai yang sudah dikemukakan, di antaranya Sungai Nil dan Indus, juga anak-anak Sungai Tigris di Mesopotamia. Data yang tersedia tidak memadai untuk memungkinkan penjabaran mana sungai yang pasti bagi kedua sungai itu.

Dari Kejadian 2:10-14, dapat dilihat bahwa Eden berada di daerah Tigris dan Efrat, daerah yang dikenal secara geografis sebagai Mesopotamia (bahasa Yunani berarti di antara sungai-sungai), yang dewasa ini adalah negara yang secara politis dikenal sebagai Irak.

Lokasi tepat Taman Eden di Mesopotamia juga masih diterka-terka saja. Mungkin kita tidak akan pernah tahu dengan pasti tempat taman itu berada. Dampak air bah pada zaman Nuh terhadap topografi di Timur Dekat boleh jadi menimbulkan kerusakan hebat, sehingga tidak mungkin untuk menentukan lokasi geografis pada zaman purba berdasarkan keadaan yang sekarang. Jalur-jalur sungai tentu telah banyak berubah, dan beberapa sungai barangkali telah hilang sama sekali.

Teori-teori mengenai letak Taman Eden sudah banyak dikemukakan. Pandangan yang paling umum dipegang, oleh John Calvin umpamanya, dan pada masa-masa terakhir ini oleh Friedrich Delitzsch dan yang lain-lain, ialah pandangan bahwa taman itu terletak di suatu tempat di Mesopotamia selatan. Maka Pison dan Gihon merupakan, atau, sungai galian yang menghubungkan Tigris dan Efrat, yang merupakan anak-anak sungai yang menghubungkan keduanya, atau, dalam suatu teori lain, Pison merupakan badan sungai dari Teluk Persia ke Laut Merah, yang mengelilingi jazirah Arab. Teori-teori ini mempradalilkan bahwa ke-empat cabang sungai (” ראש – ROSY”) dalam Kejadian 2: 10 adalah anak-anak sungai yang bersatu dalam satu aliran utama, yang kemudian bermuara di Teluk Persia. Tapi kelompok teori lain mengambil ” ראש – ROSY” menunjuk kepada anak-anak sungai yang bercabang dari suatu sumber umum asli yang dipradalilkan, dan berusaha menentukan tempat taman itu di daerah Armenia, yang dari situ bersumber kedua Sungai Tigris dan Efrat. Lalu kedua Sungai Pison dan Gihon dijabarkan dengan beberapa sungai kecil di Armenia dan Trans-Kaukasia, dan dalam beberapa teori dengan pengertian yang diperluas, sambil mempradalilkan bahwa penulis Kejadian tidak tahu tempat taman itu yang pasti secara geografis, dijabarkan dengan sungai-sungai lain seperti Indus dan bahkan Gangga.

Ungkapan ‘di Eden, di sebelah timur’ (Kejadian 2:8 ), Perhatikan ungkapan ” מִקֶּדֶם – MIQEDEM”, di sebelah timur. Ungkapan itu senantiasa digunakan untuk tempat yang ada di bumi (bandingkan dengan Kejadian 4:16). Di sebelah timur berarti sebelah timur dari padang gurun tempat Musa menulis kitab Kejadian. Artinya bisa, atau, taman itu ada di bagian timur Taman Eden, atau Taman Eden ialah di sebelah timur dari titik pandang si penulis Kitab (yaitu Musa), dan ada pengulas yang membaca bagian ini begini, , di Eden pada zaman purba’, tapi entah yang mana pun yang tepat, karena alpanya kepastian arti dari petunjuk-petunjuk lain mengenai tempat itu, keterangan yang diberikan ini tak dapat mengurangi kegelapan pengertian ini.

Taman Eden1Bencana Air Bah pada zaman Nuh

Jika memang air bah meliputi seluruh dunia seperti diisyaratkan oleh berita Alkitab, maka ciri-ciri geografis yang akan membantu dalam penjabaran tempat letak Eden harus sudah berubah. Maka mengingat adanya kemungkinan itu, tempat letaknya Eden tetap tidak diketahui.

Taman Eden2

Sumber dari : http://www.sarapanpagi.org/lokasi-eden-vt403.html#p836

billygraham

Temen”, pernah denger nama Billy Graham ga? Mungkin ada yang bilang “tau donk..” atau malah “siapa sih? Ga tau tuh..”

Sebenernya siapa sih Billy Graham? Apakah beliau cuma sekedar salah satu pengarang buku rohani aja? Jawabannya..ngga! Beliau ini adalah seorang penginjil besar dunia loh..

Sekarang kita baca lengkapnya aja yuk..

Semula,Billy hanyalah seorang anak muda biasa yang berambut pirang dari Carolina Utara. Ia memiliki impian menjadi seorang pemain baseball, dan tidak pernah terbayangkan olehnya bahwa kelak ia menjadi seorang penginjl. Sampai pada suatu saat, Billy bertobat pada suatu pertemuan yang dipimpin oleh seorang revivalis dari Selatan bernama Mordecai Ham. Seleranya berubah dari baseball ke penyelamatan jiwa-jiwa. Menginjak usia ke-22, dia ditahbiskan sebagai seorang pendeta dari Southern Baptist.

Pada tahun 1943, ia lulus dari Wheaton College dan menikahi Ruth Bell, putri seorang misionaris medis terkenal yang bertugas ke Cina. Ia mendirikan sebuah pastori di daerah Chicago, tetapi tidak lama kemudian terlibat dengan Torrey Johnson. Pada awalnya ia berbicara pada acara Johnson “Songs in the Night” di siaran radio. Kemudian melayani sebagai penginjil penuh waktu pada pelayanan baru Johnson, ‘Youth for Christ’. Dalam kapasitasnya ini ia mengadakan beberapa kampanye di seputar kota menjelang akhir tahun 1940-an, termasuk tur ke Britania Raya (Great Britain) pada tahun 1946 – 1947.

Dari semula ia telah memiliki gaya penginjilan yang kooperatif. Kampayenya tidak terbatas pada gereja tertentu. Semua pemimpin Kristen dalam masyarakat akan diundang untuk merencanakan kampanye. Keputusan ini mengundang kritik banyak orang konservatif, namun justru menambah lebih banyak kepopuleran bagi Graham.

Pada awal tahun 1950-an, ia melanjutkan kesuksesan kampanye Los Angeles dengan kampanye-kampanye yang patut dicatat di Boston dan di tempat lain. Pada tahun 1954, perjalanan khotbah ke London membuatnya menjadi seorang selebritis internasional. Ia berteman dengan Presiden Eisenhower dan figur-figur kaliber dunia lainnya.

Dengan cepat Graham menguasai media massa. Ia menulis “Peace with God” (Damai Bersama Allah) yang laris terjual pada tahun 1950-an dan beberapa buku yang lain sejak saat itu. Siaran radionya “Hour of Decision” berlangsung puluhan tahun lamanya. Bersama-sama dengan mertuanya ia mengawali majalah “Christianity Today” untuk membantu para pemimpin Kristen agar selalu bersiaga secara teologis. Di kemudian hari, organisasinya meluncurkan majalah “Decision” untuk masyarakat umum. Kampanye-kampanye Graham dengan teratur disiarkan di televisi secara nasional, dan World Wide Pictures, suatu badan yang tumbuh dari Billy Graham Evangelistic Association yang telah menghasilkan lusinan film-film istimewa.

Sebagai salah satu tokoh utama dalam misi-misi dunia, Graham mensponsori Kongres Lausanne pada tahun 1974 yang merevolusi kebijakan misi-misi evangelikal dengan lebih melibatkan penduduk setempat. Pada tahun 1983 dan 1986, organisasinya membawa para penginjil berkeliling dari seluruh dunia ke Amsterdam untuk pertemuan besar bagi pendidikan dan penguatan. Billy Graham Center di Wheaton College memberi latihan komunikasi dan pelayanan, serta arsip dan ‘Museum Penginjilan Abad Ke-20’.

Akhir-akhir ini, Billy Garaham dapat juga menjangkau negara-negara komunis meskipun kebijakan resmi mereka atheis. Beberapa orang mengkritik mengapa ia tidak menggunakan kepopulerannya untuk memprotes penganiayaan orang-orang percaya di negeri itu, namun fokus Graham selalu pada penginjilan, bukan pada komentar sosial.

Pemain baseball yang tinggi dan tampan dari Carolina Utara ini telah menjadi figur religius besar pada akhir abad ke-20. Stafnya memperkirakan ada dua juta orang yang telah “maju ke depan” dalam kebaktian-kebaktiannya untuk menyatakan pertobatan mereka. Lebih dari 100 juta orang hadir untuk mendengarkan kotbahnya secara langsung, dan puluhan jutaan lebih orang yang telah tersentuh melalui pelayanan medianya (Red. TV, radio, kaset, dll.). Ia telah melakukan semuanya ini dengan tetap berpegang pada yang terbaik yang dapat ia lakukan — yaitu mengkhotbahkan Injil yang sederhana.

  Diedit dari sumber:
  Judul Buku   : 100 Peristiwa Penting dalam Sejarah Kristen
  Judul Artikel : Kampanye Los Angeles (1949), Billy Graham
  Penulis         : A. Kenneth Curtis, J. Stephen Lang, dan Randy Petersen
  Penerbit       : PT BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1991
  Halaman      : 162 - 163